mengapa daur hidup kucing dan ayam tidak mengalami metamorfosis
Pertanyaan
1 Jawaban
-
1. Jawaban claramatika
Daur hidup kucing dan ayam tidak mengalami metamorfosis karena daur hidup kedua hewan tersebut dapat diamati secara jelas tahap-tahap pertumbuhannya. Ayam dan kucing akan mengalami peruabhan fisik yang semakin besar tapa disertai perubahan struktur tubuh. Oleh karena itu, ayam dan kucing adalah contoh hewan yang mengalami daur hidup tanpa metamorfosis. Adapun metamorfosis merupakan perubahan bentuk dan struktur makhluk hidup dalam masa hidupnya. Hewan yang mengalami metamorfosis seperti kupu-kupu, lalat, belalang, dan katak.
Pembahasan
Setiap makhluk hidup termasuk hewan mengalami pertumbuhan dan perkembangan pada masa hidupnya. Dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tersebut, hewan mengalami pula daur hidup atau siklus hidup. Daur hidup pada hewan dimulai saat keluar dari tubuh induk sampai saat ia dewasa. Daur hidup pada hewan juga dihubungkan dengan aktivitas reproduksi dalam rangka menghasilkan keturunan.
Pelajari lebih lanjut tentang dampak kemampuan reproduksi makhluk hidup di: brainly.co.id/tugas/14338506.
Daur hidup pada hewan terbagi menjadi:
1. Daur hidup dengan metamorfosis
Adalah daur hidup yang ditandai dengan perubahan bentuk tiap tahap pertumbuhannya.
Metamorfosis pada hewan dibagi menjadi dua, yaitu:
a. Metamorfosis sempurna
- Merupakan hewan yang mengalami empat tahapan dalam daur hidupnya.
- Tahapan metamorfosis sempurna yaitu: telur – larva – pupa/imago – dewasa.
- Contoh hewan: kupu-kupu dan nyamuk.
b. Metamorfosis tidak sempurna
- Merupakan hewan yang mengalami tiga tahapan dalam daur hidupnya.
- Tahapannya yaitu: telur – nimfa –dewasa.
- Contoh hewan: kecoak dan semut.
Pelajari lebih lanjut tentang persamaan daur hidup katak dan kecoa di: https://brainly.co.id/tugas/2941253.
2. Daur hidup tanpa metamorfosis
- Merupakan daur hidup yang dalam masa pertumbuhannya tidak mengalami perubahan struktur dan bentuk.
- Daur hidup tanpa metamorfosis ini dapat diamati secara jelas tahap-tahap pertumbuhannya.
- Telah dijelaskan bahwa daur hidup hewan tanpa metamorfosis umumnya menyangkut aktvitas reproduksinya.
- Misalnya: daur hidup ayam.
- Daur hidup pada ayam yaitu telur – anak ayam – ayam dewasa.
Telur pada daur hidupnya berkaitan dengan reproduksi ayam yang bertelur/ovipar.
Tahap telur
- Proses pengeraman pada telur ayam berlangsung selama 21 hari. Setelah itu telur akan menetas.
- Proses pengeraman ini dapat dibantu mnausia dengan pencahayaan lampu atau menggunakan metode inkubator.
Anak ayam
- Perkembangan anak ayam dikenal pada usia 3 hari.
- Pada waktu tersbeut dapat dikenali jenis kelamin dan dilihat perubaha bulu sayap.
Ayam dewasa
- Tahap ini seekor ayam mulai memasuki masa reproduksi.
- Ayam betina mulai siap dibuahi dan memiliki telur yang cukup di dalam tubuhnya saat usia 7-8 bulan.
Berdasarkan cara perkembangan dan kelahiran embrionya cara reproduksi hewan dibagi tiga, yaitu:
1. Vivipar (beranak/melahirkan)
- Hewan ini memiliki embrio yang berkembang di dalam rahim induk betinanya dan akan dilahirkan pada saat umurnya sudah mencukupi. Embrio akan memperoleh nutrisi melalui perantara plasenta.
- Ciri hewan dengan reproduksi ini adalah mempuyai kelenjar susu, tubuh ditutupi rambut, mempunyai daun telinga, menyusui anaknya, dan umumnya dari kelompok mamalia.
- Contoh : kucing, kelinci, kerbau,gajah,badak, sapi, kerbau, babi, kambing.
2. Ovipar (bertelur)
- Hewan ini embrionya berkembang di dalam telur.
- Telur hewan ini akan dikeluarkan dari dalam tubuh induk betina dan akan dilindungi oleh cangkang.
- Contoh: ayam, penyu, ikan, dan katak.
- Tidak semua telur yang dihasilkan oleh ikan dan katak yang telah mengalami pembuahan dapat menetas menjadi individu baru. Tidak semua telur penyu yang menetas dapat bertahan hidup sampai dewasa, karena adanya predator, ombak, dan arus laut yang harus dihadapi oleh penyu yang baru saja menetas.
- Ayam, itik dan burung telur akan menetas jika dierami. Ketiga hewan ini mengerami telur dibagian bawah tubuhnya diatas sarang.
3. Ovovivipar (bertelur dan beranak)
- Embrio hewan yang tergolong ovovivipar sebenarnya berkembang di dalam telur, tetapi embrio tidak dikeluarkan dalam bentuk telur seperti pada hewan ovipar.
- Telur tetap berada di dalam tubuh induk betina.
- Setelah umur embrio cukup untuk dilahirkan, telur akan menetas di dalam tubuh induk dan kemudian anaknya dilahirkan.
- Contoh antara lain kadal dan sebagian jenis ular.
Pelajari lebih lanjut tentang reproduksi pada hewan di: brainly.co.id/tugas/16367868.
Detil jawaban
Kelas: 4 SD
Mapel: Biologi
Bab: Daur hidup hewan
Kode: 4.4.4