Apa perbedaan siklus litik dan siklus lisogenik pada proses yang terjadi???
Biologi
Chevan
Pertanyaan
Apa perbedaan siklus litik dan siklus lisogenik pada proses yang terjadi???
2 Jawaban
-
1. Jawaban jeslin12
Siklus Litik Siklus Lisogenik
Sel inang akan mengalami kematian pada akhir siklus replikasi virus. Sel inang tidak akan mengalami kematian pada akhir siklus replikasi virus karena ia mempunyai virulensi.
Terdiri atas 5 tahapan proses, yaitu adsorbsi, injeksi, sintesis, perakitan, dan litik. Terdiri atas 7 tahapan proses, yaitu adsorbsi, injeksi, penggabungan, pembelahan, sintesis, perakitan, dan litik.
Bersifat non virulen, artinya masuknya DNA virus pada sel hidup tidak akan diikuti dengan pembentukan virus-virus baru. Bersifat virulen, artinya masuknya DNA virus pada sel hidup akan selalu diikuti dengan pembentukan virus-virus baru.
Waktu reproduksi relatif singkat. Waktu reproduksi relatif lama.
Daur litik tidak bisa berubah menjadi daur lisogenik meskipun sel inangnya mengalami kematian. Daur lisogenik bisa berubah menjadi daur litik bila virulensi sel inangnya hilang.
Reproduksi berlangsung secara tidak terikat pada kromosom inang (bebas). Reproduksi terikat pada kromosom inang.
DNA virus menghancurkan DNA sel inang dan mengambil kendali atas fungsi sel sehingga dengan mudah menghancurkan sel. DNA virus berkolaborasi dan menyatu dengan DNA sel sehingga tidak merusak sel.
Virus mereplikasi dirinya dalam keturunan sel inang. Virus mereplikasi dirinya tapi tidak dalam keturunan sel inang.
Infeksi virus berlangsung dan menghasilkan keturunan virus yang ganas (virulent). Infeksi virus berlangsung menghasilkan keturunan virus dengan tingkat bahaya sedang.
Ada gejala infeksi virus pada sel inang. Tidak ada gejala infeksi virus pada sel inang. -
2. Jawaban shredyt22
seingat saya kalau siklus litik virus bakteriofag bereproduksi dengan dna atau rna tanpa ada campuran dna bakteri, sedangkan kalau lisogenik hasil reproduksinya virus bakteriofag tercampur dengan dna bakteri hal ini terjadi karna bakteri memiliki semacam zat imun jadi tidak virulen (berbahaya)