Bagaimana teknik atau cara mengembangkan drama dimasyarakat
B. Indonesia
balgis02mei
Pertanyaan
Bagaimana teknik atau cara mengembangkan drama dimasyarakat
1 Jawaban
-
1. Jawaban Oemar99
drama.
1. Kenali Dulu Drama Yang Akan Diresensi
Sebelum merensensi drama, hendaknya kita sudah menontonnya terlebih dahulu. Sehingga penganalisisan semakin mantap dilakukan. Mulai dari tema, genre, sutradara, durasi, lokasi, sampai pemainnya pun kamu harus tahu.
2. Membuat Sinopsis
Setelah mengetahui semua hal tentang drama itu, anda diwajibkan untuk membuat sinopsisnya atau inti sari dari drama tersebut. Tapi ingat, intinya saja. Jangan sampai resensi kamu malah mengandung spoiler!
3. Menganalisis Drama Secermat Mungkin
Di sini anda dituntut untuk menjadi orang yang sangat teliti. Karena ketelitian anda akan sangat berguna untuk proses penganalisisan. Cari kelebihan dan kekurangan drama secara objektif. Gambarkan secara detail sehingga pembaca mengerti sisi bagus dan menariknya drama itu. Jangan lupa bandingkan pula dengan drama sejenis.
Setelah mengetahui hal yang harus diperhatikan, sekarang kita akan membahas unsur-unsur resensi drama sebagai berikut.
1. Identitas naskah drama
Identitas naskah drama meliputi judul drama, penulis, sutradara, tahun pembuatan, dan jumlah halaman.
2. Penokohan
Penokohan merupakan kegiatan melisankan naskah drama yang disesuaikan dengan gerak/akting. Penokohan meliputi:
a. penjiwaan pemain dalam memerankan karakter yang dimainkan;
b. ekspresi yang digunakan pemain;
c. gerak-gerik pemain;
d. lafal yang digunakan pemain;
e. intonasi yang digunakan pemain; serta
f. volume suara yang digunakan pemain.
3. Tata rias
Tata rias dapat memberikan bantuan kepada pemain untuk membuat perubahan pada wajah pemain sesuai dengan karakter yang akan diperankan. Misalnya mengubah pemain yang masih muda menjadi nenek tua.
4. Pakaian atau kostum
Pakaian atau kostum dapat mendukung pemain untuk memerankan karakter yang diperankan. Misalnya pemain menggunakan baju kotor untuk memerankan tokoh pengemis.
5. Tata panggung
Tata panggung menggambarkan latar cerita drama. Misalnya di panggung terdapat lampu minyak dan beberapa kursi tamu berarti cerita drama yang dipentaskan mempunyai latar tempat di ruang tamu pada malam hari.
6. Tata bunyi
Tata bunyi akan membantu menggambarkan situasi yang terjadi dalam pementasan drama. Misalnya saat pementasan terdengar suara jangkrik berarti suasana saat pementasan drama sedang sunyi sehingga hanya suara jangkrik yang terdengar.
7. Tata lampu
Tata rias bertujuan menerangi dan menyinari pentas dan aktor. Tata sinar dapat juga membantu dalam menentukan keadaan jam, musim, dan cuaca. Selain itu, tata sinar juga berfungsi menambah nilai warna sehingga tercapai adanya sinar dan bayangan.