Ubahlah penyajian anekdot Kisah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Dari bentuk narasi ke bentuk dialog seperti penyajian anekdot Aksi maling Tertangkap C
B. Indonesia
andini502
Pertanyaan
Ubahlah penyajian anekdot Kisah Pengadilan Tindak Pidana
Korupsi. Dari bentuk narasi ke bentuk dialog seperti penyajian
anekdot Aksi maling Tertangkap C
Korupsi. Dari bentuk narasi ke bentuk dialog seperti penyajian
anekdot Aksi maling Tertangkap C
1 Jawaban
-
1. Jawaban gumantinr
Kelas : X
Pelajaran : Bahasa Indonesia
kategori : teks aneksot
Kata kunci : pola penyajian, dialog, narasi
Pembahasan:
Judul : Kisah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi
Abstraksi : Seorang Jaksa Penuntut Umum menyerang saksi pada puncak pengadilan korupsi politik
Orientasi:
Jaksa Penuntut Umum : “Apakah benar bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?”
Saksi : (menatap keluar jendela seolah-olah tidak mendengar pertanyaan.)
Krisis:
Jaksa Penuntut Umum : “Bukankah benar bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?”
Saksi : (masih tidak menanggapi.)
Reaksi:
Hakim : “Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa.”
Koda:
Saksi : “Oh, maaf. Saya pikir dia tadi berbicara dengan Anda.”